Psikologi Keluarga

March 23, 2010

“KARENA SETIAP HARI DALAM HIDUPMU ADALAH ISTIMEWA!”

Filed under: Rumah Tangga — Tags: , , , , — Abu Alkayyis @ 1:37 am
Sahabatku membuka laci tempat istrinya menyimpan underwear.
Dia membuka bungkusan berbahan sutra Ini, …….”, dia berkata,
Bukan bungkusan yang asing lagi… …”

Dia membuka kotak itu Dan memandang underwear berbahan sutra serta kotaknya.

“Istriku membeli ini ketika pertama kali kami pergi ke New York,
Kira-kira 8 atau 9 tahun yang lalu.
Dia tidak pernah mengeluarkan bungkusan ini apalagi mengenakannya.
Karena menurut dia, hanya akan dia gunakan untuk kesempatan yang istimewa.”

Dia melangkah ke dekat tempat tidur Dan meletakkan bungkusan tersebut
Di dekat pakaian yang dia pakai ketika pergi ke pemakaman.
Istrinya baru saja meninggal.
Dia menoleh padaku Dan berkata:


“JANGAN PERNAH MENYIMPAN SESUATU UNTUK KESEMPATAN ISTIMEWA, KARENA SETIAP HARI DALAM HIDUPMU ADALAH ISTIMEWA!”

Aku masih berpikir bahwa kata-kata itu akhirnya mengubah hidupku.
Sekarang aku lebih banyak membaca Dan mengurangi bersih-bersih.
Aku duduk di sofa tanpa khawatir tentang apapun.
Aku meluangkan waktu lebih banyak bersama keluargaku
Dan mengurangi waktu bekerjaku.
Aku mengerti bahwa kehidupan seharusnya menjadi sumber pengalaman
Supaya bisa hidup, tidak semata-Mata supaya bisa survive (bertahan hidup) saja. Aku tidak berlama-lama menyimpan sesuatu.
Aku menggunakan gelas-gelas kristal kesayanganku setiap Hari.
Aku akan mengenakan pakaian baru untuk pergi ke Supermarket, jika aku menyukainya. Aku tidak akan menyimpan parfum specialku untuk kesempatan istimewa, aku menggunakannya kemana pun aku menginginkannya.
Kata-kata “Suatu Hari …..” Dan “Suatu saat nanti……” sudah lenyap dari kamusku. Jika dengan melihat, mendengar Dan melakukan sesuatu ternyata bisa menjadi berharga, aku ingin melihat, mendengar atau melakukannya sekarang.
Aku ingin tahu apa yang dilakukan oleh istri temanku itu apabila dia tahu
Dia tidak akan Ada di sana pada pagi berikutnya,
Ini yang tak seorangpun mampu mengatakannya.

Aku berpikir, jika mungkin dia tahu, malam sebelumnya dia pasti sedang mengenakan underwear kesayangannya itu. Atau sehari sebelumnya dia akan menelepon rekan-rekannya serta sahabat terdekatnya. Barangkali juga dia akan menelpon teman lama untuk berdamai atas perselisihan yang pernah mereka lakukan. Mungkin dia akan pergi makan Martabak Spesial, makanan favoritnya bersama suaminya. Semua ini adalah hal-hal kecil yang mungkin akan Kita sesali jika tak sempat Kita lakukan. Kita akan menyesalinya, karena Kita tidak akan lebih lama lagi melihat orang-orang yang Kita sayangi.
Aku teringat orang-orang yang aku kasihi
Aku akan menyesal Dan merasa sedih,
Jika aku tidak sempat mengatakan betapa aku sangat mencintai mereka.
Sekarang, aku akan mencoba untuk tidak menunda
Atau menyimpan apapun yang bisa membuatku tertawa
Dan bisa membuatku menikmati hidup.
Dan setiap pagi, aku akan berkata kepada diriku sendiri
Bahwa Hari ini adalah Hari yang istimewa bagiku.
Setiap Hari, setiap jam, setiap menit, adalah istimewa.

Apabila kamu mendapatkan pesan ini,
Itu karena seseorang peduli padamu
Dan mungkin karena Ada seseorang yang seharusnya kamu pedulikan.
Jika kamu terlalu sibuk untuk mengirimkan pesan ini kepada orang lain
Dan kamu berkata kepada dirimu sendiri
Bahwa kamu akan mengirimkannya ” suatu saat nanti…..”
Ingatlah bahwa “ suatu saat nanti ” itu sangat jauh.

Dan mungkin tidak akan pernah datang padamu….

May 4, 2008

Hikmah Kejadian

Filed under: Umum — Abu Alkayyis @ 1:13 am

Ada kejadian-kejadian dalam hidup yang kadang terlewat begitu saja dalam hidup kita, sedang kita tak dapat mengambil pelajaran dari kejadian-kejadian itu. Ada banyak kisah yang telah kita baca tetapi semua itu hanya lewat dalam pandangan mata , tanpa kita berusaha mengambil sikap..apa yang saya tulis di atas sebenernya menunjuk pada diri saya sendiri yang kadang tidak ambil pusing dengan kejadian di sekitar kita, sampai saya membaca sebuah buku dimana ada tiga kisah yang ditulis di buku itu yang memberikan kesan mendalam, bahwa seandainya kita mau membuka mata hati dan telinga kita akan kita dapatkan pelajaran hidup yang sangat mendalam.

(more…)

April 28, 2008

Hamillah Tiga Tahun Lagi !!!

Filed under: Ibu — Tags: , — Abu Alkayyis @ 6:46 am

Menjaga jarak kehamilan tak hanya menyelamatkan ibu dan bayi dari sisi kesehatan, namun juga memperbaiki kualitas hubungan psikologis keluarga.

Wanita berbaju bunga-bunga itu tampak repot ketika masuk kamar periksa sebuah klinik bersalin di kawasan Bekasi. Langkahnya tergopoh-gopoh. Tangan kanannya memegangi perut buncitnya, sementara tangan kiri menggandeng bocah lelaki berusia setahun. Seorang suster membantu perempuan berusia 37 tahun itu. “Suami saya masih berlayar. Ini jadwal pemeriksaan bulan kedelapan. Biasanya saya periksa dibantu seorang pembantu. Tapi hari ini si bibi mesti di rumah menjaga anak sulung saya berusia tiga tahun yang sakit panas,” tuturnya dengan suara kelelahan.

(more…)

Peer Pressure Vs Peer Motivation

Filed under: Remaja — Tags: , — Abu Alkayyis @ 6:43 am

Oleh: Heri Susanto PKBI DKI Jakarta

Suka atau enggak, begitu banyak persoalan yang kita hadapi sebagai remaja. Mulai dari masalah yang paling umum, sederhana, tapi juga sekaligus ”rumit”, yaitu seputar kisah asmara, sampai masalah-masalah yang bergesekan dengan hukum dan tatanan sosial yang berlaku di sekitar kita.

Secara sadar, tentu kita enggak pernah menginginkannya. Namun kenyataannya sh*t happens. Ada aja kejadian yang menggiring kita ke arah sana. Alasannya macam-macam. Misalnya, dengan tujuan untuk menunjukkan solidaritas antarteman, mendapatkan pengakuan dari kelompok, atau untuk menunjukkan identitas diri. Bisa juga untuk menunjukkan kemandirian, meminta pembuktian cinta, dan lain sebagainya. The problem is, banyak yang mengambil pilihan solusi yang salah.

(more…)

Cerita Cinta Abadi

Filed under: Umum — Tags: , — Abu Alkayyis @ 6:41 am

Oleh Achmanto Mendatu

Anda sudah menonton film ‘Troya’ yang mengisahkan tentang pertempuran antara Kerajaan Troya dan Sparta pada masa Yunani kuno? Film itu dibintangi oleh Brad Pitt. Jika anda belum menontonnya, tontonlah. Film itu salah satu film kolosal terbaik yang pernah ada. Dikisahkan dalam film itu, Paris, sang pangeran Troya jatuh cinta kepada Helen, ratu Sparta, yang konon merupakan wanita tercantik di seluruh Yunani. Cintanya tidak bertepuk sebelah tangan. Helen juga jatuh cinta pada Paris. Apalagi Helen merasakan penderitaan selama perkawinan dengan suaminya, Meleneaus. Paris dianggap Helen sebagai ‘cinta’ yang memberi kesegaran dalam penderitaannya. Lalu, Paris melarikan Helen ke Troya. Akibatnya Sparta murka. Lalu dikirimkanlah armada untuk menaklukan Troya. Sebanyak 50 ribu prajurit dengan 1000 kapal yang merupakan kekuatan gabungan seluruh kerajaan taklukan Sparta, berlayar ke Troya untuk mengambil kembali Helen, sekaligus untuk membuat Troya takluk dibawah kekuasaan Sparta. Kisah cinta kemudian berbaur menjadi kisah tentang kekuasaan.

(more…)

Ayah Itu Menakjubkan…!

Filed under: Ayah — Tags: — Abu Alkayyis @ 1:24 am

Ayah ingin anak-anaknya punya lebih banyak kesempatan daripada dirinya, menghadapi lebih sedikit kesulitan, lebih tidak tergantung pada siapapun – dan (tapi) selalu membutuhkan kehadirannya.

Ayah hanya menyuruhmu mengerjakan pekerjaan yang kamu sukai. Ayah membiarkan kamu menang dalam permainan ketika kamu masih kecil, tapi dia tidak ingin kamu membiarkannya menang ketika kamu sudah besar. Ayah tidak ada di album foto keluarga, karena dia yang selalu memotret.

Father and Son

(more…)

April 21, 2008

Membentuk Konsep Diri Anak

Filed under: Anak — Tags: , — Abu Alkayyis @ 7:34 am

Kita sering melihat dan membaca istilah “harga diri”. Tingkah laku yang suka mengganggu di kalangan anak-anak, bahkan tingkah laku karena gangguan emosi yang terdapat di kalangan orang dewasa, menurut para ahli, berakar dari kurangnya rasa harga diri. Tetapi apakah sebenarnya harga diri itu ? Apakah yang dapat dicapai oleh harga diri itu ? Dan dari manakah
asal mulanya perasaan-perasaan itu, terutama perasaan yang terdapat pada anak-anak ?

(more…)

Sebaiknya Ibu Di Rumah

Filed under: Anak — Tags: , , — Abu Alkayyis @ 7:22 am

Saya seorang ibu dengan 2 orang anak , mantan direktur sebuah Perusahaan multinasional. Mungkin anda termasuk orang yang menganggap saya orang yang berhasil dalam karir namu sungguh jika seandainya saya boleh memilih maka saya akan berkata kalau lebih baik saya tidak seperti sekarang dan menganggap apa yang saya raih sungguh sia-sia.

(more…)

Anakku Adalah Dirinya Sendiri

Filed under: Anak — Tags: , — Abu Alkayyis @ 7:09 am

(Peringatan Hari Anak Nasional 23 Juli)

Sekelumit Kisah,

Saya buka kembali buku hidup saya, sebagai bahan perenungan bagi para orang tua.

Tahun 2002 yang lalu saya harus mondar-mandir ke SD Budi Mulia Bogor. Anak sulung kami yang bernama Dika, duduk di kelas 4 di SD itu. Waktu itu saya memang harus berurusan dengan wali kelas dan kepala sekolah. Pasalnya menurut observasi wali kelas dan kepala sekolah, Dika yang duduk di kelas unggulan, tempat penggemblengan anak-anak berprestasi itu, waktu itu justru tercatat sebagai anak yang bermasalah. Saat saya tanyakan apa masalah Dika, guru dan kepala sekolah justru menanyakan apa yang terjadi di rumah sehingga anak tersebut selalu murung dan menghabiskan sebagian besar waktu belajar di kelas hanya untuk melamun. Prestasinya kian lama kian merosot.

(more…)

Theme: Silver is the New Black. Blog at WordPress.com.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.